Back in my darkest times, I used to ask the Almighty, "God, why do I have to go through all of this? Aren't I already lacking a lot, why are You putting this problem on me over and over again?" It feels like the world was so dark and cramped, there's no hope of getting better. Then I imagined my question was answered by God, "Why not? Why can't you? Do you doubt My judgement of your life? Do you not believe that ease and hardship happen by My permission?" Humans only know a small part of their lives, but Allah has already written our destiny even before we were born. The Clerks recommend that we should not place too much love on this world, especially above Allah and His Messenger. They told us to love just enough, so that when God takes back what we love, it won't hurt us too much. This world belongs to those who fight for it, but if we fight for the hereafter and the meeting with God, then whatever happens in this world will not affect our happi...
Email yang dikirim ke temen untuk minta penjelasan: why Pearl Jam? He actually lose something to appreciate PJ, and demand an explanation from me...And here it is, to share with all of you why should we love Pearl Jam. Kalo soal musik-nya Pearl Jam sih emang relatif lebih susah memahamin-nya. Biar cepet kita musti "ngalamin" sendiri, dalam artian nge- jam atau maenin musiknya Pearl Jam. Di situ keliatan banget kalo "eksekusi" yang mereka ambil sangat ngga pop sekali ( quoted from Arip , music practician - got ID guitar-vocal-ist ). Beda sama Nirvana , STP dan sebagainya, yang cukup pake feel , beat -nya udah ketebak, kalo Pearl Jam beda. Soul -nya terutama ( according to Ridha , music practician - got ID gutarist ). Jadi emang relatif susah diterima sih di kuping. Musti terbiasa dulu, dan seperti yang gw bilang lebih mudah kalo via praktek langsung. Tapi begitu kita bisa "tune" sama musik-nya Pearl Jam, itu adalah hal yang adiktif. Itu mangkany...
Baru saja hari Jumat lalu ibuku keluar dari RSPJ, hari Senin kemarin beliau diinstruksikan untuk dirawat kembali. Seperti biasa, hari Senin ibu harus menjalani Hd (hemodialisa=cuci darah) rutinnya. Semula Hd ini dijalani 2 kali seminggu, namun sejak hari Jumat lalu, beliau harus menjalaninya 3 kali seminggu, yaitu Senin, Rabu dan Jumat. Luar biasa. Segala hal yang ditakutkan oleh ibuku akhirnya terjadi juga. Entah kenapa, hampir semua yang dicemaskannya selama membaktikan diri sebagai ibu dan istri yang baik menjadi kenyataan. Dan puncaknya adalah cuci darah. Satu hal yang paling ibu takutkan, yang menyebabkan semakin parahnya penyakit beliau. Betapa tidak, karena ketakutannya ini, beliau menjauhi RS dan pengobatan medisnya dengan mencari berbagai pengobatan alternative untuk menyembuhkan penyakit gulanya. Hasilnya? Seperti kita ketahui bersama. Akhir-akhir ini bahkan ibuku begitu rutin menginap di RSPJ. Baru keluar 3 hari, misalnya, begitu selesai Hd rutinnya, beberapa kali...
Comments